Rabu, 22 September 2010

Dasar Perkataan Kita

"Tidakkah engkau percaya, bahwa Aku ada di dalam Bapa dan Bapa ada di dalam Aku? Kata-kata yang Kuucapkan bukanlah kata-kata-Ku sendiri, melainkan dari Bapa-Ku yang hidup di dalam Aku. Dan Ia melakukan pekerjaan-Nya melalui Aku." -Yohanes 14:10 (Fayh)

Yesus berkata kepada Filipus: "Kata-kata yg Kuucapkan bukanlah kata-kata-Ku sendiri, melainkan dari Bapa-Ku yg hidup di dalam Aku. Dan Ia melakukan pekerjaan-Nya melalui Aku." Dasar setiap perkataan Yesus adalah perkataan Bapa. Dia mengatakan bahwa setiap kata yg keluar dari mulut adalah kata-kata Bapa yg di dalam Dia. Jadi memang terjadi kesatuan antara Bapa dan Yesus. Semua itu tidak akan terjadi jika terpisah, Yesus dan Bapa adalah satu.

Kita adalah pengikut Kristus, dapatkah kita benar-benar mengatakan seperti apa yg dikatakan Yesus pada ayat diatas? Apakah selama ini yg kita bicarakan adalah perkataan Bapa? Atau memang karena murni dari diri kita sendiri? Apakah Allah Bapa, Yesus Kristus, Roh Allah benar-benar ada di dalam diri kita?

Seberapa banyak dari kita, pengikut Kristus yg kemudian percaya adanya hubungan kesatuan dengan Yesus, Bapa kita? Tentunya pengikut Kristus akan mengikuti contoh-Nya, yaitu dengan memiliki hubungan yang begitu dekat dan intim dengan Tuhan Allah, bukan pada saat ketika kita membutuhkan Yesus. Lalu, bagaimana dengan setiap perkataan yg selama kita lontarkan, apakah sudah benar-benar bisa kita akui dengan rendah hati bahwa itu adalah perkataan dari Tuhan Yesus? Apakah kita juga berani mengakui bahwa perkataan kita ini adalah dari diri sendiri?
Dari ayat diatas kita bisa menguji diri sendiri sekaligus juga merefleksikannya kepada orang lain, bahwa hanya dengan memiliki hubungan seperti hubungan Yesus dan Bapa, maka segala perkataan yg keluar adalah benar-benar perkataan Bapa di Surga. Setiap perkataan yg kita ucapkan akan mencerminkan dan membuktikan apakah kita telah menjadi pengikut Kristus, apakah kita telah lahir baru?, apakah kita telah menerima Roh Kudus tinggal di dalam diri kita?.

Tuhan memberkati